sedikit daftar orang-orang islam yang menerima biaya dari yayasan yahudi!!!
From: Adrian Dharma Wijaya \(Adri\) <"Adrian>
Date: Tue, 1 Jul 2008 17:35:50 +0700 Dengan dana uang The Asia Fondation Islam Liberal menyusupi ormas Islam seperti NU, Muhammadiyyah, Hidayatullah, YPI Al Azhar, dan sebagainya. Selain menyusup mereka juga membentuk organisasi seperti JIL dan Paramadina. Dengan cara ini mereka merusak Islam dari dalam dengan paham pluralisme, tafsir tematik/ hermeunetika (mentafsirkan al Qur'an dengan pola pikir sekuler), kesetaraan gender, filsafat serta aliran sufi yang bertentangan dengan Islam. Musuh Islam Berlabel Islam Inilah daftar lembaga beserta nama tokoh dan alamatnya yang meminta-minta (istilah Ulil Abshar Abdalla, Koordinator JIL: mengajukan proposal dana, lalu dalam bahasa pergaulan dipakai ungkapan partner dalam kerjasama) kepada The Asia Foundation Ghirah dan kecemburuan kaum Muslimin terhadap ajaran Islam yang agung, dewasa ini betul-betul menghadapi ujian berat. Serbuan propaganda kekafiran, kemaksiatan dan hujatan bahkan pelecehan terhadap Islam mengalir deras tak terbendung. Secara historis, memanglah wajar, mengingat perseteruan antara haq dan batil memang tidak pernah berakhir, hingga akhir zaman. Namun, yang amat menggelisahkan adalah realitas bahwa banyak kalangan Muslim yang dengan setia menjadi penonton dari pertunjukan kafir di depan kelopak matanya. Tidak sedikit pula kaum Muslimin yang secara tegas membantu menghina dan melecehkan ajaran Islam di hadapan orang-orang kafir! Hinaan dan pelecehan itu terkadang diaplikasikan dalam bentuk tindakan yang bertentangan dengan ajaran Islam, seperti melakukan sebuah kekafiran, terkadang juga berupa ucapan yang secara sadar atau tidak sadar sebenarnya adalah hujatan terhadap Islam! Yang paling parah lagi, bila itu dilakukan oleh orang yang memakai label Islam. Salah satunya adalah majalah Syir'ah yang didanai oleh The Asia Foundation (TAF). Mendengar nama TAF, tentu tidak heran lagi telinga kita, pastilah lembaga yang didanai bersenyawa dengan kelompok Liberalis berkedok Islam lainnya. Sebab, hampir semua LSM yang didanai oleh TAF, produknya sama, yaitu menggerogoti akidah Islam. Kekacauan yang terbesar adalah penyebaran racun-racun pluralisme, liberalisme dan inklusivisme yang diusung oleh JIL dengan Komunitas Utan Kayunya, Paramadina dengan Fiqih Lintas Agamanya dan Musdah Mulia dengan Kompilasi Hukum Islamnya. Majalah Syir'ah, namanya sangat bagus, berarti jalan yang terang, diambil dari Al-Qur`an surat Al-Ma`idah 48: Wa likullin ja'alna minkum syir'atan wa minhajan terjemah Indonesianya: Untuk tiap-tiap umat di antara kamu, Kami berikan aturan dan jalan yang terang. Motonya pun cukup bagus, Mengurai Fakta Menenggang Beda: Berangkat dari kesadaran akan perbedaan. Perbedaan sebagai ciptaan Allah yang abadi. Bukan untuk bertikai, melainkan untuk berlomba-lomba untuk berbuat kebajikan. Tapi akhlaknya buruk tidak seindah motonya. Misinya kotor tak seterang namanya. Setiap edisi yang diterbitkan tiap bulan, selalu ada racun yang ditebarkan kepada pembaca di negara Muslim terbesar di dunia ini. Topik racunnya pun monoton, yakni mencitranegatifkan umat Islam, mencitrapositifkan Yahudi dan Nasrani, serta melegalisasi pemurtadan umat Islam. Ternyata Syir'ah tidak mengurai fakta menenggang beda, tapi mengurai fitnah menenggang pemurtadan. MAG, MAI MEREKA ADALAH SAUDARA SEPERSUSUAN Yang didanai The Asia Foundation (TAF) Inilah daftar lembaga beserta nama tokoh dan alamatnya yang meminta-minta (istilah Ulil Abshar Abdalla, Koordinator JIL: mengajukan proposal dana, lalu dalam bahasa pergaulan dipakai ungkapan partner dalam kerjasama) kepada The Asia Foundation:
(Sumber: Jejak Tokoh Islam dalam Kristenisasi, Hartono Sumber : Majalah Tabligh -- - Yahoo Messenger ID : adriandw2000_at_yahoo.com (i usualy in front of my computer every day at 17:00 - 21:00 (indonesian times); GMT + 7:00, and my computer usualy 24/7 connect to internet - website address : http://www.adriandw.comReceived on Tue Jul 01 2008 - 03:35:50 PDT |
Click to report inappropriate content